Ada Niat COPY PASTE Artikel Para Blogger? Pertimbangkan 6 Hal

Artikel ini saya tulis karena masih saja ada yang meng copy paste artikel saya padahal saya sudah lama tidak mengizinkan lagi hal tersebut. Ada juga yang masih minta izin untuk copy paste padahal sudah jelas terpampang DILARANG COPY PASTE ARTIKEL.

Sebagaimana yang saya ungkapkan pada artikel 14 cara agar blog cepat terindex google, saya juga pernah copy paste artikel pada blog religi yang pemiliknya telah mengizinkan saya akan hal itu, atau diperbolehkannya copy paste dari blog tersebut.

Akan tetapi saya mulai menghadapi masalah ketika ingin memonitize blog ini, karena banyak pengiklan PPC lokal, internasional, apalagi Google Adsense, tidak menerima blog yang memiliki artikel copy paste. Yang dimaksud dengan artikel copas adalah artikel yang di copy dari blog lain dan langsung di paste di blognya sendiri dengan tanpa edit kata-kata.

Jika telah di edit atau sudah menggunakan kata-kata atau gaya bahasa dan narasi sendiri maka itu bukan termasuk artikel copy paste.

Keluar dari pembahasan kita, artikel yang di copy paste dengan izin pemilik artikel tersebut, maka itu adalah hak mutlaknya, karena dialah pemiliknya. Jadi mohon jangan tersinggung dengan artikel ini jika anda termasuk orang yang telah mendapatkan izin dari pemilik artikel tersebut.

Lalu apa kerugian-bahaya jika melakukan copy paste?

1. Sebagaimana di atas, anda akan kesulitan mendapatkan penghasilan tambahan atau bahkan penghasilan utama dari kegiatan blogging. Karena para pengiklan tidak senang dengan artikel copas. Jadi anda sekedar menulis tanpa dapat menghasilkan apa-apa.Tidak termasuk dalam pembahasan ini: kegiatan blogging dengan tujuan agama.

  • Jika niatan awal blogging anda adalah untuk curhat dan sharing, seharusnya anda curhat sendiri bukan copy paste hasil curhat/sharing orang lain. 
  • Jika niatan awal blogging anda adalah untuk senang-senang maka jangan merusak kesenangan orang lain yang sudah tidak mengizinkan copy paste artikel. 
  • Jika niatan dari awal blogging adalah mencari uang, maka saya akui, banyak sekali orang yang tega membuat auto blog untuk bisa mendapatkan uang di atas kehancuran orang lain.


2. Nama anda akan jelek karena dikenal sebagai blogger yang bisanya cuma copy lalu paste, tidak memiliki ciri khas atau keunikan penuturan yang sebenarnya, orang lain ingin mendengar suara tulisan anda sebenarnya, tidak terkungkung oleh tulisan orang  lain. Setiap orang tentu berbeda beda dalam cara berbicara demikian pula tulisan.

Ketika berkunjung ke blog anda, "ah ternyata cuma copy paste, sama aja" pengunjung tidak mendapatkan nilai lebih atau tambahan atau suatu ciri khas.

Setiap penulis meskipun judul artikelnya sama, tapi ada sisi penekanan, pengalaman, penggunaan kata-kata atau tambahan yang berbeda. Oleh sebab itulah jarang ada blogger atau pengunjung yang hanya mengambil ilmu dari satu blog saja atau dari seorang blogger saja. Bahkan saya rasa tidak ada. 

Tentu ia akan berkeliling ke blog blog yang ada untuk mendapatkan beragam informasi pada satu jenis pembahasan. Misal dengan judul "cara agar diterima google adsense", entah sudah berapa artikel yang saya baca yang masing masingnya menyebutkan pengalaman pribadi, adapun artikel copas biasanya langsung saya tinggalkan karena saya sudah pernah baca isinya. Toh juga di blog aslinya memiliki kelanjutan pembahasan tentang hal itu, misalnya.

Dan terkadang saya lihat di kotak komentar ada ucapan sinis tentang artikel copas itu.

3. Artikel copy paste biasanya akan merusak artikel lain yang asli karangan sendiri, semisal dari kecepatan index google terhadap artikel baru blog tersebut termasuk juga peringkatnya. Dan memang terkadang artikel copy paste mendapatkan posisi yang lebih baik dibanding artikel asli, akan tetapi ketika pemilik tulisan itu tahu ia akan melaporkan blog anda, itulah kerugian yang ke...

4. Anda akan sulit mengembangkan kemampuan atau potensi anda dalam menulis, berpikir, menyampaikan pendapat, memahami sesuatu, mensarikan semua informasi yang didapat kemudian mengungkapkannya dengan gaya anda sendiri.

Setiap orang yang menulis bertahap dan perlahan dari tulisan satu dan tulisan berikutnya ia akan terus berkembang, sedangkan pelaku copy paste bertahun-tahun blogging ia stagnan tidak berkembang dan tidak bisa apa-apa, bisanya cuma DUA, copy dan paste.

5. Artikel yang sudah anda copy lalu paste dan mungkin sedikit ditata akan hilang ketika dilaporkan ke DMCA. Meskipun copy paste, setidaknya anda telah menghabiskan beberapa waktu untuk itu dan usaha untuk itu, yang kemudian hilang begitu saja.

Jika anda merasa kesal karena usaha yang anda lakukan hilang begitu saja gara-gara dilaporkan ke google, lalu bagaimana rasanya jika anda menulis sendiri artikel tersebut selama berjam-jam atau berhari-hari menata kata-kata, mencari-cari gambar yang pas dan menarik, mengcompress, mengupload lalu menatanya, mengatur agar artikel teroptimasi seo onpage, mengedit agar lebih mudah dipahami dan lain-lain sebagainya,,,,Lalu tiba-tiba anda melihat ada artikel copy paste mengungguli anda di hasil pencarian google??

Kira-kira bagaimana perasaan anda?? Lebih sakit mana? Padahal tukang copas itu cuma butuh waktu setengah jam sampai satu jam saja untuk bisa mempublish artikel yang sama.

Jadi mohon maaf jika sudah banyak blog yang saya laporkan dan semua artikel copy paste tersebut telah dihapus, sudah mencapai angka puluhan blog yang memuat artikel saya sudah kehilangan artikel tersebut.

6. Kerugian terparah anda adalah ketika blog anda DIHAPUS, meskipun sebenarnya,,, kalau blog anda isinya adalah artikel copy paste semua, usaha yang dilakukan untuk merawat blog tersebut tidak sebesar usaha para pemilik asli tulisan dalam merawat blog mereka hingga bisa "menghasilkan" untuk kehidupan diri atau bahkan keluarga mereka.

Dari puluhan kali laporan, saya terkadang menjumpai bahwa blog yang ingin saya laporkan sudah terhapus duluan. Ada pula yang terhapus setelah dilaporkan, mungkin karena artikel lainnya hasil copy paste dari blog lain. Karena ada kemungkinan google mengecek artikel lain dari blog tersebut, apakah hasil copy paste juga, jika iya sekalian dihapus saja blognya, agar tidak menerima laporan-laporan komplain dari para blogger pemilik asli artikel di blog copas itu.

Penghapusan blog juga akan terjadi jika sudah ada lebih dari satu orang yang melaporkan blog pencuri konten tersebut.

Tapi dari blog-blog yang saya laporkan, rata-rata google hanya menghapus artikel yang di copy paste saja, sehingga blog tersebut tetap utuh dan mungkin mendapat penalty jenis lainnya semisal: penurunan kecepatan indeks dan posisi artikel baru atau artikel lainnya anjlok sulit ada di halaman pertama google.

Saya juga menemukan blog-blog yang biasa ada di halaman pertama google dan alexanya sudah ramping yang menunjukkan umur blog yang sudah cukup lama, tetapi sekarang sudah tidak ada lagi, alias terhapus, dugaan saya karena isi artikelnya adalah copy paste.

Jadi jangan sia siakan usaha anda, karena copy paste akan merugikan diri anda sendiri, jadi jangan menyangka para blogger tidak tahu apakah artikelnya di copy paste atau tidak. Adapun saya pribadi cukup sering memperhatikan hal ini, dan masih banyak yang belum saya laporkan, karena pelaku copy paste terus tumbuh berganti orang dan saya berharap tulisan ini bisa sedikit menahan perbuatan yang bisa merugikan diri mereka sendiri dan juga orang lain.

Tambahan dan Kesimpulan

Di pos google plus https://plus.google.com/104255612127496548064/posts/TPi5MRz1UZQ ada tambahan yang bagus dari Mas +Andi Gunawan.

Kesimpulannya, dipahami bahwa blogging itu butuh proses dan tidak setiap orang langsung pandai dalam menulis, atau mengungkapkan suatu hal, sehingga kebanyakan mengambil jalan pintas dengan melakukan copy paste, akan tetapi hal ini tidak bisa dibiarkan begitu saja, jika dibiarkan demikian terus menerus tentu tidak akan ada perkembangan dari pelaku copy paste, karena rata-rata dia tidak begitu paham terhadap apa yang ia tulis, karena tidak mempraktekkan tutorial itu langsung bahkan ada juga yang belum sempat membaca artikel yang ia copas.

Dunia maya memiliki perbedaan dengan dunia nyata, di dunia nyata sebuah informasi atau buku butuh untuk di salin dan disebar luaskan, sedangkan di internet orang cukup mengetikkan apa yang ia cari di google maka ia akan mudah menemukannya, sehingga akan terjadi persaingan di hasil pencarian tersebut, antara pemilik asli dan pelaku copy paste.

Jika kita senang dengan sebuah artikel bisa kita share ke media sosial dengan tombol yang sudah disediakan masing masing pemilik blog.

Mengapa tidak mau di copy paste? 

Kalau di share tentu semua blogger akan mau dan bahkan sangat berterima kasih karena telah berbagi kemanfaatan kepada orang lain. Tapi jika copy paste, maka akan terjadi duplikat konten, google tidak senang dengan hal ini, sehingga artikel yang di copy paste akan turun posisinya sesuai dengan banyaknya yang mengcopy paste.

Jadi jika seandainya sobat menulis artikel selama sehari penuh lalu ada yang mengcopy paste nya dalam waktu semenit, maka artikel sobat yang seharusnya muncul di halaman pertama, akan sulit masuk halaman pertama google bahkan untuk terindeks sekalipun karena bisa jadi blog copy paste tersebut yang lebih dulu terindeks karena sering update, sehingga tulisan sobat tersebut akan teranggap oleh google sebagai penjiplak dan blog copas sebagai pemilik asli artikel itu.

Bisa jadi sobat yang dilaporkan ke google lalu artikel dan tulisan-tulisan asli sobat akan hilang dihapus pihak DMCA.

Solusi Tips Cara Copy Paste

Oleh sebab itu supaya sobat mengalami perkembangan dalam hal blogging, maka caranya;;; copy paste artikel seseorang yang membolehkan copy paste lalu silahkan ubah kata-katanya dengan kalimat yang sejenis, misal: "cara agar blog kita ramai pengunjung maka tulislah hasil karya sendiri" bisa diganti dengan "Nah, tips supaya blog kita mendapat banyak pengunjung maka artikel yang kita tulis adalah buah karya kita sendiri, sehingga... "

Demikian seterusnya gantilah setiap kata yang bisa sobat ubah, dan berikan juga pada bagian pendahuluan kata kata awal sebagai pembukaan.

Ini hanya tahap awal dalam menulis, karena biasanya kita bingung mau memulai ceritanya dari sebelah mana, oleh sebab itu melihat gaya penulisan orang lain atau alur penuturan orang lain dulu sehingga lama kelamaan bisa menulis sendiri tanpa harus terkendarai gaya orang lain dalam menulis.


Mungkin cukup sekian, Mohon maaf jika ada yang menyinggung atau artikel copas yang terhapus. Mungkin itu saja jenis bahaya copy paste bagi pelaku copas yang saya tahu, semoga bisa dimaklumi, kalau pendapat sobat bagaimana?

Tolong jangan gunakan anonim ya,,, silahkan memberi tanggapan,,

Advertiser