Sikap Berbisnis yang Wajib Ada: #3. Komitmen

Dalam dunia bisnis, semua hal yang terjadi pada bisnis anda baik hal yang bagus ataupun buruk, itu semua harus anda jalani dan terima.

Inilah yang disebut komitmen, yaitu melakukan semuanya dengan kemauan tanpa ketidakmauan.

Anda jelas pernah mengalami hal yang mengandung unsur komitmen, misalnya dalam hal mengerjakan PR (Waktu anda sekolah). Sebagian dari anda yang berkomitmen tegas akan mengerjakan semua PR hanya satu malam dengan serius dan akhirnya selesai.

Sebagian dari anda juga mungkin tidak akan berkomitmen, mungkin anda berfikiran seperti ini, “Walah, PR segini banyaknya, males ahh”, atau “Cuman 5 soal, nanti malem juga bisa kelar”.

Atau yang lebih parah “Ya udah cuman 10, nanti jam 7 saya kerjakan, begitu jam 7 kemudian molor lagi dan berkata nanti aja jam 8, kemudian molor lagi molor lagi hingga jam 10 dan tidur). Kalau yang seperti ini sering saya alami, karena kemalasan saya, haha..

Ingat post yang kemarin mengenai kemalasan? Nah ini juga salah satu contohnya..

Jika dalam kasus diatas, anda boleh saja tidak berkomitmen untuk satu malam saja.

Seperti yang guru saya bilang,
“Mengerjakan PR itu boleh tidak selesai, yang penting ngerjakan. Kemudian untuk antisipasi tidak selesai, cara yang paling tepat adalah kamu harus nyicil, hari ini ngerjain 2 soal, besok 2 soal, lusa 2 soal, dan begitu seterusnya hingga selesai..”

Sama seperti bisnis, misal anda ingin membuat toko online, anda harus berkomitmen untuk nyicil  mengerjakannya.. Misalnya hari ini nentuin jenis produk dan suppliernya, besok ngedit template, besoknya input produk dan tentuin harga, dan seterusnya..

Dengan seperti ini, anda sudah bisa disebut berkomitmen dengan apa yang anda kerjakan. Jika anda tidak komitmen, ya jelas tidak akan selesai-selesai tujuan anda..

Dalam berbisnis, tidak ada bisnis yang sukses jika tanpa komitmen. Seperti halnya kuliah di 2 tempat, anda harus nyelesaiin dua-duanya, bingung kan ngurus 2 kuliahan? 1 aja sudah pusing..


Nah anda harus berkomitmen kuliah di satu tempat saja, kemudian jika sudah selesai baru ngambil S2 di tempat yang kedua itu..

Jika misal saya sudah komitmen tapi bisnis saya kacau gimana? Nah kalau seperti ini memang efek samping dalam berbisnis, jadi tetap berkomitmenlah menghadapi masalah ini..

Jadi komitmenlah..

Apa impian anda? Siap berkomitmen mengerjakannya? Siap menerima efek sampingnya?

Jadi sekian saja, semoga bermanfaat dan salam marketing..